Untuk memperkuatnya, hari ini telah diambil sejumlah keputusan penting terkait riset bersama, berbagi teknologi, dan pembangunan kapasitas di bidang antariksa
Jakarta (KABARIN) - Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi mengatakan Indonesia dan India sepakat memperkuat kerja sama di bidang antariksa melalui riset bersama, alih teknologi, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Dalam pernyataan bersama usai pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, Modi menyebut kerja sama antariksa antara kedua negara telah berlangsung selama bertahun-tahun dan kini diperkuat melalui sejumlah kesepakatan baru.
"Untuk memperkuatnya, hari ini telah diambil sejumlah keputusan penting terkait riset bersama, berbagi teknologi, dan pembangunan kapasitas di bidang antariksa," kata Modi.
Menurut Modi, kesepakatan tersebut menjadi langkah penting untuk memperluas kolaborasi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus meningkatkan kemampuan Indonesia dan India dalam pengembangan teknologi antariksa.
Selain sektor antariksa, Modi menilai penguatan rantai pasok teknologi menjadi semakin penting di tengah dinamika global saat ini.
"Di era saat ini, ketahanan rantai pasok teknologi menjadi sangat penting. Oleh karena itu, kedua negara juga mencapai kesepakatan untuk memperkuat rantai pasok mineral kritis dan baja," ujarnya.
Ia menambahkan, dunia usaha Indonesia dan India mulai menjalin kemitraan di berbagai sektor industri, termasuk pengembangan baja nirkarat dan logam tanah jarang.
Modi berharap kolaborasi tersebut dapat meningkatkan daya saing industri kedua negara, sekaligus mendukung pengembangan teknologi maju dan memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia maupun India.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026